Sabtu, 12 Juli 2014

Setetes Embun Pagi

oleh: Jihan Kristal

Berat rasa di kaki.
Ketika melangkah menapak bumi.
Saat aku menghampiri sang mimpi.

Seberkas ufuk dari timur mentari.
Menyinari pagi yang masih sunyi.
Ketika sujud kepada-Nya sudah diakhiri.

Aku masih berjalan.
Di sebuah jalan yang beralaskan harapan.
Menghampiri sang mimpi dan sang angan.

Entah sampai kapan aku harus berjalan.
Tidak ada harapan dari sebuah perjalanan.
Hingga aku menyerah di pertengahan.

Aku pasrah atas semua ini.
Aku tak tahu harus berbuat apa lagi.
Kini aku hanya diam meratapi sang mimpi.

Namun segera jiwa ini bangkit.
Seakan ada tangan-Nya yang menarik.
Akupun berjalan kembali mendaki bukit.

Kini mentari telah menampakan diri.
Tanah dan daunpun telah disinari.
Menyisakan setetes embun pagi..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar