oleh: Jihan Kristal
Berat rasa di kaki.
Ketika melangkah menapak bumi.
Saat aku menghampiri sang
mimpi.
Seberkas ufuk dari timur
mentari.
Menyinari pagi yang masih
sunyi.
Ketika sujud kepada-Nya sudah
diakhiri.
Aku masih berjalan.
Di sebuah jalan yang
beralaskan harapan.
Menghampiri sang mimpi dan
sang angan.
Entah sampai kapan aku harus
berjalan.
Tidak ada harapan dari sebuah
perjalanan.
Hingga aku menyerah di pertengahan.
Aku pasrah atas semua ini.
Aku tak tahu harus berbuat apa
lagi.
Kini aku hanya diam meratapi
sang mimpi.
Namun segera jiwa ini bangkit.
Seakan ada tangan-Nya yang
menarik.
Akupun berjalan kembali
mendaki bukit.
Kini mentari telah menampakan
diri.
Tanah dan daunpun telah
disinari.
Menyisakan setetes embun pagi..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar