Jumat, 26 Desember 2014

14:01


karya: Jihan Kristal

Dunia ini berbeda.
Namun terasa nyata tadi.
Ketika dirinya mendatangi.
Berikan sebuah cerita.

Alangkah indahnya yang mereka rasakan.
Jalan bersama bergenggaman tangan.

Bercakaplah-cakaplah mereka.
Dua yang pernah menjadi satu.
Tangan mereka tak dilepaskan.
Merasa nyaman walau tak direstui dunia.

Genggaman si pria begitu hangat.
Berikan si wanita sebuah hasrat.
Namun mereka  yakin tidak akan selamat.
Sampai akhirat.

Si pria tak sanggup berdusta.
Ia katakan maaf pada si wanita.
Maaf aku tak suka padamu dulu.
Maaf aku memilih dia daripada kamu.


Wanita itu mencoba bertahan.
Walau dirinya dipaksa tangisan.
Ia berkata pada si pria.
Aku mencintaimu selamanya.
Walau ada yang menghalangi kita.
Kau dan aku tetap bersama.
Meski hanya banyangan saja.

Sulit ia berkata.
Sesulit ia merelakan si pria.
Hidup bersama dengan wanita.
Selain dirinya.

Tak bisa mereka lakukan di dunia nyata.
Terasa buruk jika adanya mereka.
Mimpilah yang persatukan mereka.
Walau diantara mereka tak ada yang berkata.

25-12-2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar